Bola

Selasa, 11 April 2023

5 Negara Top Dunia yang Batal Tampil di Piala Dunia U-20 Gara-Gara FIFA, Nomor 1 Bikin Bukayo Saka Batal Beraksi!

 Dunia Bola

Berikut 5 negara top dunia yang batal tampil di Piala Dunia U-20 gara-gara FIFA. (Foto: Instagram/@bukayosaka87)

SEBANYAK 5 negara top dunia yang batal tampil di Piala Dunia U-20 gara-gara FIFA. Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) sempat membuat empat negara batal tampil di Piala Dunia U-20, yakni Indonesia, Nigeria, Irak dan Yugoslavia.

Keempat negara ini batal tampil setelah FIFA mencabut status mereka menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 karena berbagai alasan. Selain negara-negara di atas, FIFA juga membatalkan status keikutsertaan nama-nama lain di Piala Dunia U-20. Siapa saja?

Berikut 5 negara top dunia yang batal tampil di Piala Dunia U-20 gara-gara FIFA:

5. Timnas Portugal U-20

Timnas Portugal U-20

Timnas Portugal U-20 dinyatakan lolos ke Piala Dunia U-20 2021 setelah menempati peringkat koefisien tertinggi di Eropa. Portugal lolos ke Piala Dunia U-20 2021 tanpa harus berkeringat, mengingat Piala Eropa U-19 2020 yang merupakan ajang kualifikasi Piala Dunia U-20 2021 batal digelar efek Covid-19.

Untuk menentukan lima tim yang lolos ke Piala Dunia U-20 2021, UEFA menunjuk lima tim dengan koefisien tertinggi. Sayangnya, Portugal batal ambil bagian di Piala Dunia U-20 2021 Indonesia karena FIFA membatalkan turnamen tersebut, efek Covid-19.

4. Timnas Italia U-20

Timnas Italia U-20

Sama seperti Portugal, Italia U-20 juga lolos ke Piala Dunia U-20 2021 setelah menempati peringkat lima dengan koefisien tertinggi di Eropa. Sayangnya, Italia U-20 batal tampil karena Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia batal diselenggarakan.

Baca Juga : 6 Negara Asia yang Senasib dengan Indonesia Pernah Kena Sanksi FIFA, Nomor 1 dari Asia Tenggara!

3. Timnas Belanda U-20

Timnas Belanda U-20

Timnas Belanda U-20 semringah ketika dinyatakan lolos ke Piala Dunia U-20 2021. Sebab, terakhir kali Belanda ambil bagian di Piala Dunia U-20 2005, atau 16 tahun yang lalu!

Namun, para pemain Timnas Belanda U-20 saat itu harus meredam mimpi mereka. Penyebabnya sama seperti Portugal dan Italia karena FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

2. Timnas Prancis U-20

Timnas Prancis U-20

Timnas Prancis U-20 berstatus juara Piala Dunia U-20 2013. Saat itu, Paul Pogba merupakan salah satu kunci Prancis menjadi kampiun Piala Dunia U-20 2013 yang digelar di Turki.

Setelah delapan tahun berlalu, Prancis mencoba yang terbaik di Piala Dunia U-20 2021 Indonesia. sayangnya, FIFA membatalkan keikutsertaan Prancis setelah federasi sepakbola dunia itu enggan menggelar turnamen.

Baca Juga : Indonesia Lolos dari Banned FIFA, Filipina Paling Merugi!

1. Timnas Inggris U-20

Bukayo Saka

Timnas Inggris U-20 merupakan kandidat juara Piala Dunia U-20 2021. Deretan pemain top yang ada di skuad Timnas Inggris U-20 saat itu membuat mereka dijagokan menjadi juara.

Salah satu pemain top yang dimiliki skuad Timnas Inggris U-20 adalah winger Arsenal, Bukayo Saka. Praktis, pencinta sepakbola Indonesia sangat menantikan kehadiran Bukayo Saka di Piala Dunia U-20 2021.

Sayangnya, turnamen batal diselenggarakan karena keputusan FIFA, efek Covid-19. Bukayo Saka pun tak pernah tampil di Piala Dunia U-20 di sepanjang karier sepakbolanya.







Sumber : Okezone "5 Negara Top Dunia yang Batal Tampil di Piala Dunia U-20 Gara-Gara FIFA, Nomor 1 Bikin Bukayo Saka Batal Beraksi!"

Senin, 10 April 2023

6 Negara Asia yang Senasib dengan Indonesia Pernah Kena Sanksi FIFA, Nomor 1 dari Asia Tenggara!

 Dunia Bola

Timnas Indonesia kala melawan Timnas Kuwait. (Foto: AFC)

DERETAN 6 negara Asia yang senasib dengan Indonesia pernah kena sanksi FIFA akan diulas oleh Okezone pada artikel ini. FIFA secara resmi telah memberikan sanksi administrasi kepada Indonesia buntut dari batalnya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Kepastian ini didapat Indonesia setelah Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Sanksi administrasi yang diberikan FIFA adalah Indonesia atau dalam hal ini PSSI, tidak akan mendapat FIFA Forward 3.0 yang merupakan program dana dari FIFA untuk seluruh anggotanya.

Dengan kata lain, Indonesia dipastikan tidak akan mendapat kucuran dana sebesar USD5,6 juta atau Rp90 miliar untuk pembangunan sepakbola Indonesia. Sanksi ini sejatinya cukup merugikan Indonesia, namun ini jauh lebih baik dibandingkan jika PSSI harus dibekukan dan Indonesia dikucilkan dari persepakbolaan dunia seperti yang terjadi pada 2015.

Sebelum Indonesia, ternyata ada pula negara-negara Asia yang pernah mengalami nasib serupa mendapat sanksi dari FIFA. Siapa sajakah mereka? Berikut Okezone rangkum 6 negara Asia yang senasib dengan Indonesia pernah kena sanksi FIFA.

6. Irak

Timnas Irak

Irak pernah dua kali mendapat sanksi dari FIFA. Hal itu terjadi pada 2008 dan 2009, buntut dari dibubarkannya komite olahraga Irak oleh pemerintah pada 2008.

Alhasil, mereka mendapat larangan bermain dalam seluruh event FIFA selama setahun. Meski sempat dicabut, Irak kembali menerima hukuman yang sama di tahun berikutnya.

Baca Juga : Indonesia Lolos dari Banned FIFA, Filipina Paling Merugi!

5. Kuwait

Timnas Kuwait

Hal serupa juga terjadi di Kuwait. Pada 2015, pemerintah Kuwait mengeluarkan undang-undang yang mempengaruhi klub dan federasi sepakbola di sana.

Mengetahui hal tersebut, FIFA kemudian menjatuhi hukuman larangan bertanding dalam seluruh event internasional. Hal itu berlaku sejak 2015 hingga 2017.

4. Pakistan

Timnas Pakistan

Pakistan mendapat sanksi dari FIFA sebanyak 2 kali. Sanksi pertama terjadi pada 2017, menyusul adanya isu korupsi besar yang terjadi. FIFA kemudian menjatuhi sanksi larangan bertanding di event internasional yang kemudian dicabut pada 2018.

Sanksi kedua terjadi pada 2022. Sanksi itu diberikan usai pemerintah Pakistan dianggap melakukan intervensi kepada federasi sepakbola dengan cara menduduki kantor federasi.

Baca Juga : 5 Negara Top Dunia yang Batal Tampil di Piala Dunia U-20 Gara-Gara FIFA, Nomor 1 Bikin Bukayo Saka Batal Beraksi!

3. India

Timnas India

Nasib serupa juga dialami negara tetangga Pakistan, yakni India. Pada 2022, pemerintah India melakukan intervensi terhadap federasi sepakbola India. Alhasil, mereka dibekukan dari event internasional untuk jangka waktu yang belum ditentukan.

2. Sri Lanka

Timnas Sri Lanka

Selain India dan Pakistan, Sri Lanka menjadi negara di kawasan Asia Selatan yang kena sanksi FIFA. Akibat intervensi yang dilakukan pemerintah pada federasi sepakbola Sri Lanka, negara ini harus kehilangan status keanggotaan FIFA mereka.

Selain itu, Timnas Sri Lanka juga didiskualifikasi dari berbagai event internasional. Hukuman ini diberikan hingga waktu yang belum ditentukan.

1. Myanmar

Timnas Myanmar

Negara dari Asia Tenggara, yakni Myanmar, juga pernah mendapat sanksi dari FIFA. Sanksi yang diberikan kepada Myanmar merupakan buntut dari kerusuhan yang dilakukan suporter Myanmar pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2014 yang diselenggarakan pada 2011.

Hal membuat Myanmar tidak dapat mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2014. Mereka juga mendapat denda sebesar 25.000 franc Swiss atau setara dengan Rp244 juta.

Itulah deretan 6 negara Asia yang senasib dengan Indonesia pernah kena sanksi FIFA.




Sumber : Okezone "6 Negara Asia yang Senasib dengan Indonesia Pernah Kena Sanksi FIFA, Nomor 1 dari Asia Tenggara!"

Minggu, 09 April 2023

5 Negara yang Menolak Tanding Sepakbola Lawan Israel, Nomor 1 Lionel Messi Cs

 Dunia Bola

5 Negara yang Menolak Tanding Sepakbola Lawan Israel. (Foto: Reuters)

TERDAPAT 5 negara yang menolak tanding sepakbola melawan Israel akan dibahas Okezone di artikel ini. Seperti yang diketahui, baru-baru ini Indonesia batal menyelenggarakan Piala Dunia U-20 2023 karena adanya polemik penolakan Timnas Israel U-20 bermain di Tanah Air.

Penolakan tersebut terjadi selain karena ditolak bermain di Tanah Air, sebagian pihak pun tak mau Timnas Indonesia U-20 bermain melawan Israel. Menariknya, Indonesia bukanlah negara pertama yang menolak bertanding melawan negara yang masih menyerang Palestina tersebut. Lantas siapa saja mereka?

Berikut 5 Negara yang Menolak Tanding Sepakbola Lawan Israel:

5. Indonesia


Selain yang baru saja terjadi, Timnas Indonesia sejatinya sudah sempat menolak bermain dengan Israel sejak Kualifikasi Piala Dunia 1958. Pada saat itu, Indonesia memilih untuk tak lolos ke Piala Dunia 1958 karena tak mau berjumpa dengan Israel.

4. Turki


Masih dari Kualifikasi Piala Dunia 1958, Timnas Turki ternyata juga sempat dipertemukan dengan Israel. Namun, negara tersebut menolak dengan tegas.

Seperti yang diketahui, Turki sama seperti Indonesia yang sangat mendukung Palestina. Karena hal tersebut, Turki seperti tak sudi berhadapan dengan Israel dan memilih melepaskan kesempatan bermain di Piala Dunia 1958.

3. Mesir

Memiliki solidaritas yang tinggi terhadap Palestina, Mesir sempat menolak bertanding melawan Israel di Kualifikasi Piala Dunai 1958. Pada saat itu, Mesir berada satu grup dengan Indonesia dan Israel.

Jadi, di momen yang sama Mesir, Turki, dan Indonesia kompak menolak bermain melawan Israel.

2. Iran


Timnas Iran menjadi pihak yang ikut menolak bermain melawan Israel. Bahkan ada dua pemain mereka yang dicoret dari skuad Timnas Iran hanya karena ketahuain bertanding melawan klub Israel.

Kedua pemain yang dimaksud adalahj Iran Hajsafi dan Shojaei.

1. Argentina


Pada 2018 silam, Argentina memiliki jadwal bertanding melawan Israel di sebuah laga uji coba. Namun, dikabarkan para pemain Timnas Argentina yang dipimpin oleh Lionel Messi itu menolak menghadapi Israel.

Alhasil, Federasi Sepakbola Argentina (AFA) membatalkan laga melawan Israel. Keputusan AFA lantas mendapatkan respons positif dari berbagai pihak, termasuk dari sisi Palestina.




Sumber : Okezone.com "5 Negara yang Menolak Tanding Sepakbola Lawan Israel, Nomor 1 Lionel Messi Cs"

Alasan RRQ Lemon cabut duluan setelah El Clasico ‘berdarah’

 Dunia E-Sport


Ada apa dengan Lemon?

Muhammad “Lemon” Ikhsan tampak berbeda usai timnya RRQ takluk di tangan EVOS Legends dalam babak Lower Bracket Playoff MPL ID S11, Jumat (7/4). Pada detik-detik kekalahan RRQ di tangan EVOS, Lemon langsung meninggalkan rekannya.

Ia langsung bergerak menuju belakang panggung (backstage) sembari EVOS Legends merayakan hasil kemenangan mereka. Karena aksi tersebut, Team RRQ tak melakukan pidato perpisahan secara full team, hanya VYN, Alberttt, Skylar dan Clayy.


Tentu semua pihak bertanya-tanya ‘ada apa dengan Lemon?’. Usai kekalahan dari Alter Ego dan kini ia menanggung kekalahan kedua dari EVOS Legends seolah menjadi pukulan telak bagi sang Alien dalam perjalanan kariernya di musim ini.

Setelah pertandingan usai, ternyata Lemon memberikan pesan klarifikasi terpisah melalui akun Instagram miliknya. Simak ulasan berikut ini.

Permintaan maaf Lemon atas aksi walkout usai El Clasico part 3

Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Pada akun Instagram miliknya, Lemon menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Dalam penjelasan itu, ia juga meminta maaf atas tindakan yang ia lakukan.

Dijelaskan di sana, sang bintang tak mampu menahan rasa cemas (anxiety) yang ia rasakan di laga pamungkas tersebut. Hal itu menjawab pertanyaan semua pihak karena sebelumnya, ia tidak pernah terlihat melakukan ‘walkout’.

“(Mohon) maaf saya tidak bisa ikut ke stage tadi. Saya tidak mampu menahan (rasa) anxiety,” tulisnya.

Anxiety dapat diartikan sebagai rasa cemas, atau gejala kecemasan berlebih. Anxiety merupakan hal wajar dan merupakan bentuk emosi yang dirasakan seseorang.

Tentu, sang bintang terpukul dengan hasil mengejutkan yang diraih oleh timnya. Dia juga mengucapkan maaf kepada seluruh penggemar yang sudah hadir dan mendukung.


“Terima kasih dan mohon maaf untuk (para) Kingdom yang sudah susah payah beli tiket dan datang jauh-jauh. (Sekali lagi) saya mohon maaf,” tutupnya.

Reaksi tersebut cukup memberikan jawaban dan semoga nantinya Lemon siap untuk kembali beraksi pada MPL ID musim berikutnya.




Sumber : Oneesport.id "Alasan RRQ Lemon cabut duluan setelah El Clasico"

22 Negara Disebut Dukung Indonesia dan Bakal Boikot FIFA, Begini Fakta Sebenarnya!

 Dunia Bola


SEBANYAK 22 negara disebut dukung Indonesia dan bakal boikot FIFA akan dibahas di sini. Sebuah kanal YouTube yang kerap membahas seputar sepakbola yakni Pencinta Bola Indonesia, memposting video dengan menyebut kalau 22 negara barat mendukung Indonesia dan memboikot FIFA.

Dalam unggahan berjudul “BELA MATI”AN INDONESIA – 22 NEGARA BARAT TINGGALKAN FIFA JIKA ISRAEL TETAP MENTAS DI PIALA DUNIA?”, diklaim bahwa alasan negara-negara barat bakal memboikot FIFA adalah Israel yang bakal main di Piala Dunia U-20 2023.


Video tersebut membahas terkait gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Yang mana, FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah lantaran adanya penolakan terhadap Timnas Israel U-20.

Untuk diketahui, video tersebut diposting Pencinta Sepakbola Indonesia pada Rabu 5 April 2023 lalu. Video berdurasi 2 menit 1 detik itu pun telah ditonton lebih dari 49 ribu pengguna YouTube.

Baca Juga5 Negara yang Menolak Tanding Sepakbola Lawan Israel, Nomor 1 Lionel Messi Cs

Dalam video tersebut, dijelaskan kalau Liga Arab memberikan ancaman untuk keluar dari FIFA. Hal tersebut merupakan imbas dari keputusan FIFA yang mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 lantaran adanya penolakan atas Timnas Israel U-20.

Pada video itu turut disebutkan kalau FIFA telah menerapkan standar ganda. Yang mana, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Rusia untuk tampil di semua kompetisi sepakbola usai menginvasi Ukraina.

Namun, tentara Israel yang melakukan penyerangan di laga final Liga Palestina 2023 antara Balata FC kontra Jabal Al Mukaber, FIFA sama sekali tidak melakukan tindakan apa pun. Sejatinya, FIFA telah mendapat kecaman dari sejumlah pihak terkait penyerangan tersebut.


Akan tetapi, hingga saat ini Federasi Sepakbola Dunia itu masih bungkam dan belum memberikan pernyataan apa pun. Sementara itu, kabar mengenai 22 negara barat yang dukung Indonesia bakal memboikot FIFA pun masih belum pasti.

Menariknya, dalam video yang diunggah akun YouTube Pencinta Bola Indonesia itu justru tidak membahas soal negara-negara barat mana saja yang bakal memboikot FIFA. Dengan demikian, video tersebut pun dapat merupakan hoaks.




Sumber : Okezone "22 Negara Disebut Dukung Indonesia dan Bakal Boikot FIFA, Begini Fakta Sebenarnya!"

Sabtu, 08 April 2023

Indonesia Lolos dari Banned FIFA, Filipina Paling Merugi!

 Dunia Bola

Indonesia lolos dari banned FIFA, Filipina jadi negara paling merugi (Foto: PSSI)

INDONESIA lolos dari banned FIFA, Filipina paling merugi akan dibahas di sini. Indonesia berhasil terbebas dari sanksi berat FIFA setelah batal menggelar Piala Dunia U-20 2023.

Sebelumnya, Indonesia diprediksi bakal terkena hukuman berat dari FIFA menyusul batalnya menggelar Piala Dunia U-20 2023. FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi itu imbas dari penolakan terhadap salah satu kontestan yakni Timnas Israel U-20.


Indonesia pun diyakini akan menerima hukuman banned dari FIFA. Namun, Federasi Sepakbola Dunia itu nyatanya tidak memberikan hukuman tersebut kepada Indonesia.

Ya, FIFA telah merilis hukuman yang didapat Indonesia setelah gagal melangsungkan Piala Dunia U-20 2023. Dalam rilis tersebut, FIFA hanya menjatuhkan sanksi administrasi alias pembekuan dana bantuan untuk sepakbola Indonesia.

Baca Juga : "BREAKING NEWS: FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi Ringan kepada Indonesia"

Yang mana, dana bantuan tersebut merupakan program FIFA Forward 3.0. Untuk diketahui, FIFA Forward 3.0 merupakan program yang diluncurkan FIFA pada Januari 2023 itu dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sepakbola seluruh asosiasi anggota yang ada di lima konfederasi.

Dengan lolosnya Indonesia dari sanksi banned FIFA, nyatanya terdapat negara yang paling merugi. Negara yang dimaksud adalah Filipina.



Sumber : Okezone "Indonesia lolos dari banned FIFA, Filipina paling merugi!"

Jumat, 07 April 2023

Marc Marquez Dinilai Terlalu Ngotot Kejar Rekor Juara Valentino Rossi, Eks Pembalap MotoGP: Dia Butuh Bantuan Psikolog!

 Dunia MotoGP

Marc Marquez kala mentas di MotoGP. (Foto: Reuters)

Pembalap MotoGP, Loris Reggiani, menyoroti penampilan Marc Marquez di awal musim MotoGP 2023 yang kurang baik karena sampai menyebabkan kecelakaan parah. Reggiani menilai kondisi ini terjadi karena Marquez tampak terlalu ngotot membidik gelar juara demi menyamai rekor Valentino Rossi.

Lantaran punya ambisi terlalu besar dan bak mendapat tekanan berat di MotoGP 2023, Marquez pun disarankan Reggiani menggunakan bantuan psikolog. Dengan cara itu, The Baby Alien -julukan Marquez- dinilai bisa lebih tenang dan tak tampil membahayakan lagi di MotoGP.

Ya, nasib sial didapat Marquez di seri pembuka MotoGP 2023. Dia gagal finis usai menabrak kencang Miguel Oliveira kala hendak menyalip Jorge Martin yang ada di urutan ketiga kala itu.

Akibat kecelakaan itu, Oliveira sendiri sempat terkapar hingga harus ditandu meninggalkan Sirkuit Portimao, Portugal. Marquez sendiri mengalami cedera lagi di tangannya hingga harus absen dalam balapan seri berikutnya, yakni MotoGP Argentina 2023. Begitu juga dengan Oliveira, dia harus absen.

Reggiani pun mengkritik keras penampilan Marquez yang bak sruntulan itu di MotoGP Portugal 2023. Menurutnya, kecelakaan yang dialami dalam balapan itu adalah murni kesalahan The Baby Alien -julukan Marc Marquez

“Kecelakaan itu adalah kesalahannya. Marc Marquez di luar kendali, benar-benar di luar kendali. Menurut saya, seseorang yang telah memenangkan 8 gelar juara dunia tidak bisa seperti itu,” ujar Reggiani, sebagaimana dikutip dari Motosan, Jumat (7/4/2023).

“Itu sebabnya, saya pikir ada sesuatu yang dia sembunyikan dari kita. Apakah itu diplopia? Mungkin Anda ingin menyembunyikan masalah fisik yang lebih besar daripada hanya terus berjalan karena mungkin hanya muncul sesekali?” sambungnya.

Reggiani pun menilai Marquez tampil hingga melampuai agresivitasnya di trek itu karena terlalu menggebu-gebu mendapat hasil manis musim ini demi meraih gelar juara. Gelar itu ingin didapat Marquez bukan sekadar karena ingin menebus penampilan minornya dalam beberapa musim terakhir, namu juga karena berambisi mengejar rekor Rossi.

Diketahui, Marquez kini total sudah merebut 8 gelar juara dengan rincian, 1 di kelas 125 cc, 1 lainnya didapat di kelas Moto2, dan 6 gelar diaihnya di kelas MotoGP. Dengan begitu, Marquez hanya terpaut 1 gelar juara dari Valentino Rossi. Di kelas balap tertinggi sendiri, Rossi total meraih 7 gelar juara sebelum pensiun pada 2021.

Mendapati kondisi ini, Reggiani menyarankan Marquez untuk menggunakan jasa psikolog guna membantunya mengarungi balapan dengan lebih baik. Sebab, jika terus tampil dengan kondisi seperti di Portimao, dia akan membahayakan para rivalnya.

“Menurut pendapat saya, dia memiliki masalah yang melampaui agresivitas di trek dari apa yang saya lihat di Portimao, karena dia benar-benar di luar kendali sejak awal,” jelas Reggiani.

“Dia tampak seperti seseorang yang belum pernah membalap dengan motor, itu bukan Marquez,” sambungnya.

"Mungkin tekanan dari 9 gelar Rossi yang ingin dia kalahkan dengan segala cara, tetapi dalam hal ini dia membutuhkan psikolog. Jika Anda ingin membuat trek yang lebih aman, Anda tidak dapat membiarkan seseorang yang memikirkan mengejar gelar juara Rossi lepas kendali,” pungkas Reggiani.




Sumber : Okezone.com "Marc Marquez Dinilai Terlalu Ngotot Kejar Rekor Juara Valentino Rossi, Eks Pembalap MotoGP: Dia Butuh Bantuan Psikolog!"

5 Negara Top Dunia yang Batal Tampil di Piala Dunia U-20 Gara-Gara FIFA, Nomor 1 Bikin Bukayo Saka Batal Beraksi!

  Dunia Bola Berikut 5 negara top dunia yang batal tampil di Piala Dunia U-20 gara-gara FIFA. (Foto: Instagram/@bukayosaka87) SEBANYAK  5 ne...